Feeds:
Posts
Comments

yo!

ちょ~久しぶり、apa kabar blog persahabatan 5 cewek yang kece2. Tahu nggak siy, saat blog ini dibuat tuh ada beberapa yang masih single. Sekarang saat gw nulis ini hampir semuanya udah emak2 (Mey chan, ganbare!!!). なんか可愛そうと思って, hari ini jadi nulis lagi deh di blog ini. せっかく一緒に作ってきたからさ. So, sebagai peninggal jejak aja gw akan nulis berita terbaru tentang kita-kita ya, here we go.

Lypyon sudah menetap di Indonesia dan sedang menikmati keseharian dengan 2 jagoan gantengnya (eh Sukma terhitung ganteng nggak? jadiin 3 deh sekalian, hehe).

Inacchu agak sulit nih, hilang dari peredaran, sibuk kali ya sama yayangnya. Jadi ingat, she craved for a marrige and now she got it. Gimana sayang 結婚生活? 思ったより楽しいことばかりじゃないかもしれないけど、頑張って!!

Suririn has a chubby cutie baby boy called Joaquin. Well, actually it still surprised me that she really married foreign man. Setidaknya ada yang punya anak blasteran diantara kita yah, hahahaha. Ada yang mau besanan?

Napyon sepertinya tidak banyak yang berubah, masih lugu dan pureheart. By the way, dia dapat kesempatan pelatihan ke Jepang beberapa minggu yang lalu. なんか、良い手柄と思わない??

And last, me Pipicchi. 大事な報告があるんだ。来年の2月から、一年半ぐらい日本に住むことになります。Judulnya sih menemani suami, jadi bukan achievement pribadi gimana gituh. Karena selama ini gw sibuk bekerja jadi selama 1,5 tahun ini dapat menebus kekosongan waktu gw untuk suami dan Nara chan.

以上で、update info でした。

 

KENAPA SIH KEBANYAKAN ORANG EROPA DAN BARAT DI JAMAN MODERN INI TIDAK BEGITU MEMENTINGKAN  MASALAH KETURUNAN ALIAS MEMILIKI ANAK ??

“Anak adalah anugerah Tuhan yang terbesar, hasil buah cinta pernikahan, harta yang terindah dalam hidup, etc.” , demikian menurut hampir semua orang asia, khususnya Indonesia (yang saya tau, karena saya orang Indonesia hehe…)

Lalu kenapa byk orang Eropa dan Jepang masa kini yang lebih memilih untuk tidak memiliki anak ? Padahal anak adalah sosok yang lugu dan lucu, sosok baru yang menduplikat diri kita, sosok yang akan menemani kita dihari tua, dan sosok yang kelak menggantikan eksistensi diri kita di dunia ini, atau bahkan secara religi adalah sosok yang diharapkan akan mendoakan kita dan para leluhur

Nah, setelah beberapa kali perbincanganku dengan salah seorang  teman  Eropa, aku mendapat beberapa kesimpulan yang ingin aku share sama sahabat2ku di wordpress dan multiply.

Kenapa kebanyakan orang-orang Eropa dan Barat di masa kini,  suka menunda-nunda atau bahkan memilih untuk tidak memiliki anak.

Mari kita memilah dari  berbagai segi kehidupan, diantaranya:

1. Uang/ Karir

Hmm, alasan financial memang merupakan alasan yang paling mudah dan logis. Khususnya ketika kita bertanya ,”kenapa kamu memilih tidak mempunyai anak?”,  “kenapa kamu cuma ingin punya anak seorang saja?”, mungkin salah satu dr sekian banyak alasan, mereka akan menjawab  krn cost living-nya yg tinggi bgt.

But, menurutku itu bukan satu2nya alasan untuk tidak memiliki anak, karena banyak sekali orang2 yang berkarir, memiliki uang banyak, tetapi mereka tetap tidak ingin punya anak.

2. Cinta dan pernikahan

Banyak sekali orang2 eropa yang stay together (alias tinggal serumah layaknya suami istri, tanpa ikatan pernikahan). Cinta adalah alasan utama mereka stay together, ikatan pernikahan menjadi trauma sosial karena maraknya kasus perceraian di Eropa. Apabila sang pria merasa belum yakin dengan kekasih wanitanya, apakah dia yang kelak bersamaku hingga hari tua (walaupun mereka sudah stay together selama 10 tahun, keraguan itu terkadang masih timbul di benak mereka), maka sang pria akan tetap menunda mempunyai anak. Hal ini terjadi pada 2 teman saya berkebangsaan Eropa dan Amerika, bahkan kedua pria itu sudah menikah, tapi tetap menunda memiliki anak, dan malah si pria Eropa berkata “saya akan mempunyai anak, bila saya telah menemukan seorang wanita yang tepat”.

Berbeda dengan kebanyakan masyarakat Indonesia, bila terjadi “Hamil Diluar Nikah” maka biasanya sang pria akan melarikan diri, sang wanita terpaksa menggugurkan kandungannya. Namun bagi orang Eropa, anak adalah ikatan yang memaksa anda untuk membuat komitmen pada kehidupan baru, bila terjadi “Hamil Diluar Nikah”, sang pria akan segera menikahi si wanita, bukan karena malu dgn pandangan sosial, tp karena si wanita sedang mengandung darah daging-nya (sangat manusiawi bukan??)

So, sekali lagi terikat dalam cinta dan pernikahan, bukan berarti siap untuk memiliki anak.

3. Segi Religi

Agama mengajarkan kita untuk selalu menyayangi orang tua, membalas budi mereka hingga akhir hayat mereka, mendoakan mereka dunia akherat. Dan orang tua manapun pasti berharap kelak si anak tidak melupakan jerih payah mereka yang tanpa pamrih, tulus dr hati. Bahkan cukup dengan doa sang anak saja, hati mereka sudah sangat tersentuh dan berbahagia.

Nah, bagi sebagian orang2 modern yang tidak terlalu mendalami agama, pentingnya mendoakan orang tua, hanyalah sesuatu yang diluar akal logis mereka. Demikian juga sebaliknya, berharap untuk memiliki anak, lalu si anak akan mendoakan mereka (misalnya: agar orang tuaku diampuni dosa2nya dan ditempatkan di surga), hal seperti ini benar2 tidak terpikirkan oleh mereka.

Menjelaskan alasan ini pada mereka, hanya akan membuat wajah mereka melongo-longo… (^,^)’

4. Fasilitas pemerintah

Negara2 maju seperti di Eropa dan Jepang, sudah memiliki fasilitas yang jelas untuk para jompo yang hidupnya mandiri. Misalnya, para remaja di Eropa, ketika beranjak dewasa dan sudah bekerja, gaji mereka otomatis dipotong oleh pemerintah (untuk pajak ini itu, lumayan besar juga dipotongnya), lalu uang dari hasil pemotongan pajak itu, akan dialirkan kembali kepada para jompo secara cuma-cuma. So they think, why should I give my parents monthly pocket-money, toh mereka udah dpt dr pemerintah.

Kebanyakan orang tua Asia (m talking about Indonesian), bergantung pada sang anak di hari tuanya, hal ini sgt lumrah, toh mereka telah mencurah segala tenaga dan waktu demi menghidupi si anak tercinta, si anak juga ga masalah, well I love my parents, dan emang itu tanggung jawabku sebagai anak.

Wah kalau orang bule, umur 18 tahun udah di-kick out dr rumah, cari kerja sendiri sambil kuliah, well its my life now. So ga heran kalo rasa hutang budi terhadap orang tua juga jadi terbatas. Lagian si ortu udah dapet tunjangan dari pemerintah, so no worries!

Lalu apa kaitannya dengan tidak mempersalahkan keberadaan anak? Yah jelas ada. Mereka tidak usah khawatir, walaupun tidak punya anak, masa tua renta nanti pasti sudah punya tabungan atau asuransi, ataupun tunjangan dari pemerintah. Bila butuh bantuan, bisa minta tolong kepada pekerja sosial.

5. Self Existence

Kalau saya pribadi, saya ingin ketika saya sudah tidak menempati dunia ini, ada (at least) seorang keturunan saya, yang melanjutkan kehidupan berikutnya, dan seterusnya.

Kalo kata teman saya orang Perancis, simple ajah, “buat apa seperti itu? Toh saya bukan orang penting, saya bukan Einstein, atau Elvis Presley, atau Lady Diana“… hehe bener juga yah??

Jadi point-nya, alasan kebanyakan orang Eropa dan Barat ingin memiliki anak, bukan karena: kebanyakan duit (hehe…), udah nikah, supaya didoain masuk surga, dibiayain waktu tua, buat keturunan.

Melainkan yaa….. karena memang ingin punya anak saja, seorang anak yang dilahirkan, untuk di cintai….

Wow…… Is that too naïve answer??? Or too sincere??

Namaku Irshad…
Aku seorang muslim yang beriman…
Aku menentang kekejaman atas nama Allah…
Aku mengecam pelanggaran hak asasi manusia atas nama Allah…
Keberanian bukan berarti Anda tidak memiliki rasa takut…
Keberanian adalah kesadaran bahwa ada banyak hal yang lebih penting daripada rasa takut.

Beberapa hari ini saya habisin membaca buku kontroversional ini, udah lama sebenarnya saya penasaran sama isinya… kayanya saya mengenali wajah pengarang yg terpajang di cover depan, dulu di acara tv saya pernah liat seorang perempuan berambut pendek yang nyanyi nasyid, dia berbicara tentang ancaman pembunuhan yang dia terima dari sesama muslim. Entah yang ini orang yg sama bukan 😛

Saya suka ide yang ditawarkan dalam kalimat-kalimat pembuka bukunya, sampai kapan sih kita mau membiarkan orang-orang yang melakukan kekerasan sambil meneriakkan Allahuakbar! Apakah kita tidak sadar betapa sikap keras yang membabibuta menghinakan citra Islam? Merendahkan nama besar Allah dan mencoreng makna Jihad.

Buku ini berisi protes tentang ketidakadilan yang terjadi di dunia Islam terutama di negara-negara Islam, masuk ke dalam bukunya mungkin bisa aja kita jadi antipati lebih dulu terhadap pengarang dan pemikiran dia… kenapa kita harus mendengarkan dia? Irshad Manji, Perempuan berambut pendek seperti laki-laki tidak berhijab, jelas-jelas mengaku lesbian, jangan-jangan pura-pura muslim atau mungkin antek Yahudi? Mungkin perasangka buruk seperti itu muncul.

Tapi coba baca dulu bukunya, mungkin banyak pemikiran yang tidak kita setujui. Baca bukunya dan introspeksi.. begitukah wajah Islam yang ingin kita lukis? Puaskah kita dengan kebenaran yang hanya satu sisi, ngga penasaran dengan sisi yang lain? Dikungkung dengan rasa marah dan terhina karena umat Islam telah tertindas, apakah kita tidak sadar bahwa umat Islam juga tertindas oleh sesamanya? Teringat isi blog-blog anti Islam yang sempat santer dibeberapa tempat, mereka memajang dan menjadikan video-video dan artikel kekerasan sebagai senjata terhadap kita.

Hai begitukah cara nabi Muhammad memperlakukan tetangga Yahudi & nasraninya?

Begitukah cara nabi Muhammad memperlakukan tawanan perangnya?

Begitukah cara memperlakukan muslim yang mengharapkan ampunan dan taubat?

Sekejam itukah?

Coba pikir lagi.

(copas dari my multiply)

Cerita Bakti

Ketika sudah lurus niat kita, tidak terlalu relevan lagi dengan siapa kita berakhir… karena dengan siapapun, cerita itu adalah cerita bakti, cerita memberi sebaik2nya, hanya mencari keridhoanNya, bukan cinta sebagai tujuan, tapi proses berbakti itu… proses menjaga hati dan keikhlasan.

 

~From a friend~

Assalamualaykum wr wb…

Mau curhat..

Sahabats, Jumat malem kemarin, seorang temen deket gw disini meninggal. Seorang tetangga, anaknya temen mainnya Bilal. Sering jalan bareng, suaminya juga temen deket suami gw. Keluarga kami deket karena banyak kesamaan diantara kami.

Shock banget dengernya pas pertama kali. Padahal jumat siangnya gw masih smsan, nanyain, “Nana-chan, hari ini nggak main ke jidoukan (tmpt main anak2 yg ada di stiap kecamatan)?”. Dan dibales “Enggak Bilal, hari ini Nana mau pergi sama Abi..nanti kalau mau main ke Jidoukan, aku kasih tahu yah Ly”.. Dan gw udah ngerencanain ngelakuin banyak hal dengan mbak Ririn (almhrmah)..Nana-chan anaknya masih 1 tahun 9 bulan..masih kecil..

Tapi ternyata Allah sayang banget sama almarhumah. Beliau dipanggil di usianya yang masih muda, 27 tahun. Dipanggil di hari jumat, dengan keadaan meninggal yang baik (insya Allah). Serangan jantung mendadak, tanpa ada riwayat sakit jantung di keluarganya. Suami tercintanya yang menemukan beliau meninggal pertama kali, berarti insya Allah kehormatannya terjaga saat ditemukan meninggal.

Egoisnya gw yang mikir “kenapa mbak Ririn??..”..”Trus nanti gw mainnya sama siapa?”..padahal menurut Allah ini yang terbaik buat mbak Ririn,,

Ternyata umur itu rahasia Allah. Yang pegang umur kita Allah. Kapan aja Allah bisa ambil kita..dalam kondisi yang gimanapun..

Mudah2an kita bisa meninggal dalam kondisi yang baik yah temens..>_<

Hiks,,sabishii..

Maap yah jadi mellow..pengen curhat ke kalian..
Pagi ini, yang biasanya gw chat sama almarhumah, gw bingung pengen ngobrol sama siapa..jadinya chat di YM gw pasang available deh..padahal biasanya invisible..trus jadi pengen email kaliyan deh..

-Ullypyon-

Wassalamualaykum wr wb

Hay guys, 1 hour before lunch time..mau sedikit serita tg keadaan disini.

Kontrak kerjaku habis tgl 31 January 2010. Saatnya memperpanajang kontrak lagi. Temen2 indonesia ada yg udah pulang juga, ada yg mau diperpanjang juga. Ada jug ayg minta naik gaji tp ditolak bossnya.

Nah, kira2 3hari yg lalu, setelah selesai kerja, aku ngobrol sedikit ma boss aku. Aku piker aku juga mau naik gaji, nambah 100USD lagih. Sebenernya udah naik gaji 100USD tiap perpanjang kontrak, tapi kali ini aku minta dinaikin lagi, jdnya plus 200USD dari gaji sebelumnya. Tapi ternyata boss aku menolak. “nande ya??” katanya sambil menunduk. Ih sebel deh…

Nah kemaren lagih, aku berpikir perjg 6 bulan terlalu lama, ah perpjg 3 bulan ajah deh. Aku tanya2 lagi,

Me: “yamamoto san, watashino keiyaku ha 3gatsukkan dakede ii?” “4gatsu made, mada2 isogashidesuka?”

Me: “owaritaidakedesu”tte

Boss : “Nande, Algeria ni mou taihen desuka?” bossku bertanya dgn muka kasian..

Aku ngangguk2 memelas gt deh..

Boss: “dame! Yamamoto san 6gatsu kaerukara, shorui mo takusan aru, must be very very busy… dakara indah chan ha 7gatsu made shigoto wo ganbarinasai!!”to iwareta.

Yaaaa cape deh…

Akhir2 ini kalo pas papas an ma dia, jd senyum2 gt deh.. huuh… gaji naik pas-pasan pula, pulang cepet juga ga boleh… yah semangat menunjukan loyalitas !!! yosh !! hehe…

Tahun 2009, adalah tahun yg melelahkan bwt aku, khususnya di akhir tahun, masalah dtg bertubi-tubi. Namun di saat yang sama, ada penyejuk jiwa yg diturunkan Allah untukku (syiapakan ityuu hehe..)

Wassalam,

Indah nih

Kemarin aku nonton acara liputan new moon dan disitu si jacob yang ternyata keren abis (although hes still 16?) bilang kalo penggemar biasanya terbagi atas jake team or edward team.

Biasanya orang yang percaya akan cinta pada pandangan pertama akan masuk di edward team dan untuk orang yang percaya akan cinta yang tumbuh dari persahabatan akan masuk di jake team.

Basically, think that ive been in both sides so kind of difficult to choose one. not to mention that both jake and edward so kaakkoii… but that film was kinnda reminds me, that thing which happen 3 months ago. Even my cousin said thank God that I didnt do something stupid like bella,,,

actually i didnt really understand why we broke up, but what i believe is that that im just not good enough for him.he deserves someone better..and me..well..just not good enough,,,.

There slight hope that maybe hes like edward..that he will come back in sort of way which God only knows..but no no..i shouldnt think like that..

coz after all its just a movie..different with the reality..you just have to face it girl..

(fiuh..still waiting for mr.right..)

~rewrite from my blog @ December 9th 2009~

 

pic from here