Namaku Irshad…
Aku seorang muslim yang beriman…
Aku menentang kekejaman atas nama Allah…
Aku mengecam pelanggaran hak asasi manusia atas nama Allah…
Keberanian bukan berarti Anda tidak memiliki rasa takut…
Keberanian adalah kesadaran bahwa ada banyak hal yang lebih penting daripada rasa takut.
Beberapa hari ini saya habisin membaca buku kontroversional ini, udah lama sebenarnya saya penasaran sama isinya… kayanya saya mengenali wajah pengarang yg terpajang di cover depan, dulu di acara tv saya pernah liat seorang perempuan berambut pendek yang nyanyi nasyid, dia berbicara tentang ancaman pembunuhan yang dia terima dari sesama muslim. Entah yang ini orang yg sama bukan
Saya suka ide yang ditawarkan dalam kalimat-kalimat pembuka bukunya, sampai kapan sih kita mau membiarkan orang-orang yang melakukan kekerasan sambil meneriakkan Allahuakbar! Apakah kita tidak sadar betapa sikap keras yang membabibuta menghinakan citra Islam? Merendahkan nama besar Allah dan mencoreng makna Jihad.
Buku ini berisi protes tentang ketidakadilan yang terjadi di dunia Islam terutama di negara-negara Islam, masuk ke dalam bukunya mungkin bisa aja kita jadi antipati lebih dulu terhadap pengarang dan pemikiran dia… kenapa kita harus mendengarkan dia? Irshad Manji, Perempuan berambut pendek seperti laki-laki tidak berhijab, jelas-jelas mengaku lesbian, jangan-jangan pura-pura muslim atau mungkin antek Yahudi? Mungkin perasangka buruk seperti itu muncul.
Tapi coba baca dulu bukunya, mungkin banyak pemikiran yang tidak kita setujui. Baca bukunya dan introspeksi.. begitukah wajah Islam yang ingin kita lukis? Puaskah kita dengan kebenaran yang hanya satu sisi, ngga penasaran dengan sisi yang lain? Dikungkung dengan rasa marah dan terhina karena umat Islam telah tertindas, apakah kita tidak sadar bahwa umat Islam juga tertindas oleh sesamanya? Teringat isi blog-blog anti Islam yang sempat santer dibeberapa tempat, mereka memajang dan menjadikan video-video dan artikel kekerasan sebagai senjata terhadap kita.
Hai begitukah cara nabi Muhammad memperlakukan tetangga Yahudi & nasraninya?
Begitukah cara nabi Muhammad memperlakukan tawanan perangnya?
Begitukah cara memperlakukan muslim yang mengharapkan ampunan dan taubat?
Sekejam itukah?
Coba pikir lagi.
(copas dari my multiply)

“Hai begitukah cara nabi Muhammad memperlakukan tetangga Yahudi & nasraninya?”
pengen ih jadi tetangganya Rosul..pasti banyak banget berkahnya..
~nggak nyambung no komento de gomen nee..ehehehe~
haha ully …………. udah lama nih ga buka wordpress…
setuju!! gw jd pengen baca bukunya.
i think manusia2 muslim yg berpikiran modern dan berpendidikan, dan jauh dr doktrinisasi para pendahulunya, adalah muslim2 yg cerdas, bisa berpikir jernih dan bijaksana dalam bersikap. org2 yg melakukan kekerasan dan mengatasnamakan Allah atas tindakan2 kejinya itu, jelas2 hasil doktrinisasi oleh para pendahulunya. setuju??
thats why, kalo punya anak, dibimbing dgn kasih, diajarkan membaca quran beserta artinya dgn hati dan pikiran yg masih putih bersih.